Monday, 16 March 2026

TINGKATKAN TAQWA KOTA BEKASI HADIRKAN BEKASI BERSHALAWAT.

Harian umum warta daerah online

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menghadiri kegiatan Bekasi Bershalawat yang digelar di Plaza Patriot Candrabhaga, Minggu malam (15/3).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-29.

Giat ini dihadiri unsur Forkopimda Kota Bekasi, para ulama, tokoh masyarakat, serta menghadirkan penceramah nasional Ustadz Solmed. Rangkaian kegiatan diisi dengan tabligh akbar, dzikir bersama, serta lantunan shalawat dan lagu-lagu religi sebagai wujud rasa syukur dan doa bagi keberkahan Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa kegiatan Bekasi Bershalawat menjadi momentum spiritual untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendoakan kebaikan bagi kota dan seluruh warganya.

“Malam ini kita berkumpul di Plaza Patriot Candrabhaga untuk satu hal yang sederhana, yakni bershalawat bersama. Ketika nama Nabi Muhammad SAW disebut, hati yang lelah menjadi tenang dan pikiran yang penat menjadi lapang. Mudah-mudahan bukan hanya hati kita yang menjadi tenang, tetapi juga Kota Bekasi menjadi kota yang lebih penuh keberkahan,” ujar Wali Kota Bekasi.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Membangun kota tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Dalam Islam kita mengenal dua peran penting, yaitu ulama dan umaroh. Jika ulama dan umaroh berjalan bersama, insyaAllah masyarakatnya akan kuat dan kota yang dibangun dengan nasihat para ulama serta ikhtiar para pemimpin akan menjadi kota yang penuh keberkahan,” tambahnya.

Wali Kota juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para ulama dan tokoh agama yang selama ini turut menjaga nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat Kota Bekasi.

“Bekasi tidak hanya dibangun lewat pajak masyarakat, tetapi juga dibangun dengan doa-doa para ulama. Saya percaya doa-doa itulah yang menjaga kota ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Solmed dalam ceramahnya mengajak masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, terutama menjelang datangnya Hari Raya Idulfitri.

Ia menjelaskan bahwa taqwa merupakan kunci keselamatan hidup, yakni kesadaran untuk selalu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Menurutnya, orang yang bertaqwa tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga menjaga akhlak, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat.

“Ketakwaan itu bukan hanya terlihat dari ibadah kita kepada Allah, tetapi juga bagaimana kita menjaga hati, menjaga lisan, dan menjaga hubungan dengan sesama manusia,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Bekasi Bershalawat, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto berharap masyarakat semakin memperkuat nilai keimanan, persatuan, dan kebersamaan dalam membangun Kota Bekasi menuju nyaman kotanya, sejahtera warganya. (Yoyo)

DISHUB KOTA BEKASI BERANGKATKAN 27 BUS MUDIK GRATIS UNTUK 1.458 WARGA. 

Harian umum warta daerah online


Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menyiapkan 27 armada bus untuk program mudik gratis bagi 1.458 warga Kota Bekasi dengan tujuan sejumlah kota di Pulau Jawa.

Pelepasan peserta mudik dilaksanakan di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, dan dilepas langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, pada Minggu (15/3).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, S.Si.T., M.Si., M.T., menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2025, program mudik gratis hanya menyediakan 12 armada bus dengan kapasitas 625 peserta. Sementara pada tahun 2026, jumlah armada meningkat menjadi 27 bus dengan total 1.458 peserta.

“Alhamdulillah, tahun ini kami meningkatkan pelayanan dengan menambah jumlah armada bus. Jika pada tahun sebelumnya hanya 12 bus dengan kapasitas 625 peserta, tahun ini meningkat menjadi 27 bus dengan kapasitas 1.458 peserta mudik,” ujar Zeno.

Adapun tujuan mudik gratis tersebut meliputi beberapa kota dan kabupaten di Pulau Jawa, di antaranya Solo, Yogyakarta, Madiun, Purwokerto, Surabaya, Malang, dan Semarang.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan, Dishub Kota Bekasi juga melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pengemudi dan armada bus sebelum keberangkatan.

“Kami melakukan seleksi ketat terhadap driver dan kru bus yang diberangkatkan. Para pengemudi merupakan driver berpengalaman dan telah melalui pemeriksaan kesehatan, termasuk tes napza, alkohol, serta pemeriksaan mata. Selain itu, kondisi armada juga kami cek secara menyeluruh sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Zeno menambahkan, Dinas Perhubungan Kota Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat, termasuk melalui program mudik gratis yang diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi warga Kota Bekasi.

“Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Bekasi yang aman, nyaman, dan membahagiakan warganya,” tutup Zeno. (Yoyo)

PERIHAL LARABGAN MEDSOS ANAK DI BAWAH 16 TAHUN, TRI ADHIANTO : UPAYA UNTUK LINDUNGI KARAKTER ANAK.

Harian umum warta daerah online

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menanggapi kebijakan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif yang dapat membantu orang tua dalam mengawasi serta membimbing anak-anak agar menggunakan teknologi secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Tri Adhianto menilai perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, memang memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Namun di sisi lain, kemudahan akses informasi juga membawa tantangan tersendiri, terutama bagi anak-anak dan remaja yang masih berada pada tahap pembentukan karakter. Tanpa pengawasan yang baik, penggunaan media sosial dapat berdampak pada perilaku, cara berkomunikasi, hingga pola pikir generasi muda.

“Langkah yang dilakukan pemerintah merupakan bentuk dukungan bagi para orang tua agar dapat memberikan batasan yang jelas kepada anak-anak dalam menggunakan media sosial. Tujuannya tentu agar mereka tetap memiliki sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tri seusai apel pagi (16/3/26).

Ia menjelaskan bahwa anak-anak masih membutuhkan arahan dan pendampingan dari orang tua maupun lingkungan sekitar dalam menggunakan teknologi digital. Oleh karena itu, pembatasan usia dalam penggunaan media sosial dinilai menjadi salah satu cara untuk menjaga anak-anak dari paparan konten yang belum sesuai dengan usia mereka.

Di lingkungan pendidikan, khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bekasi, sebenarnya telah diberlakukan sejumlah aturan terkait penggunaan telepon genggam di sekolah. Pada umumnya, siswa tidak diperkenankan menggunakan ponsel selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, kecuali jika digunakan untuk kepentingan pembelajaran yang didampingi oleh guru.

“Kita ingin anak-anak tumbuh dengan nilai-nilai yang baik, sopan santun, dan memiliki etika dalam berkomunikasi. Media sosial tentu boleh digunakan, tetapi harus pada usia yang tepat dan dengan pengawasan yang baik dari orang tua,” tambahnya.

Melalui kebijakan tersebut, Tri berharap para orang tua, sekolah, dan pemerintah dapat bersama-sama berperan dalam membimbing generasi muda menghadapi perkembangan teknologi digital. Dengan pendampingan yang tepat, diharapkan anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif sekaligus tetap menjaga nilai-nilai moral, etika, dan karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari. (Yoyo)

Sunday, 8 March 2026

PEMBAGIAN 1250 PAKET TAKJIL BERSAMA PAGUYUBAN PEMUDA PONDOK MELATI (PPPM), PAC PDIP PONDOK MELATI DAN BENGKEL ALAM PASAR KECAPI BERJALAN DENGAN SUKSES.

Harian umum warta daerah on Line 

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, kegiatan sosial dengan membagikan 1250 bingkisan takjil kepada para pengendara yang melintas jalan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati. Minggu (08/03/2026).

Senada dikatakan,"Bang Ahmad Afandi (cp) ketua Paguyuban Pemuda Pondok melati (PPPM) saat di Jumpai di tempat acara pembagian 1250 paket takjil bersama Paguyuban pemuda pondok melati, PAC PDIP Kecamatan Pondok Melati, dan bengkel alam pasar kecapi, serta POKDAR Kamtibmas kecamatan Pondok Melati berjalan Sukses.

 "Alhamdulillah terima kasih kepada Donatur yang selama ini telah menjadi donatur kepada paguyuban pemuda pondok melati bisa berdiri kokoh selama ini,"ujarnya.

Bang (CP) sapaan akrabnya, mengharapkan perkumpulan yang ada di kecamatan pondok melati ayo kita bergabung bareng-bareng kita bangun kampung kita dan juga kita bersosial bersama." Paparnya.

(Cp) menambahkan,"seperti biasa sudah berjalan 3 tahun paguyuban pemuda pondok melati, insyaallah setiap hari Jum'at membagikan 100 nasi kotak dibagikan 2 minggu sekali Jum'at Berkah tuturnya." kepada warta daerah di ruas lingkar JORR Tol Jatiwarna.

Acara pembagian takjil ini di dukung oleh 3 Pilar di kelurahan Jatiwarna.

Lanjut di katakan,"bang CP paguyuban pemuda pondok melati mempunyai Program telah membantu kepada masyarakat khususnya kecamatan pondok melati telah menyalurkan ke BGN yang berada di kelurahan Jatiwarna,"imbuhnya.

Sementara itu,"Heri Purnomo menyampaikan saat ini kawan-kawan di PAC PDI Perjuangan pondok melati, berserta Ranting dan anak Ranting itu mempunyai agenda setiap tahunnya, kebetulan hari ini agenda sudah terlaksana bersama pengurus periode yang baru tahun 2026 - 2031.

"Ini agenda rutin seperti pesan ketua umum PDIP Ibu Hj Megawati,"agar PDIP berada di tengah-tengah masyarakat dan bisa membantu masyarakat berbagai di bulan Ramadhan ini.

Kita harus asah asih dan asuh jadi bulan Ramadhan bulan yang suci ini kita berupaya untuk bersama sama dan menikmati berbagi takjil bagi para pengendara yang berada di lingkungan di flay over pondok melati. Tandasnya ,"Herpur kepada warta daerah.


Pembagian takjil ini memang agenda rutin bisa di rasakan oleh masyarakat walaupun tidak seberapa,"katanya.

"Harapannya agar partai PDIP bisa menyatu dengan masyarakat paguyuban dari organisasi masyarakat, Karang taruna, paguyuban pemuda pondok melati, aparat pemerintah di kelurahan kita berbaur bersama-sama guyub membangun kota bekasi agar lebih keren,"pungkasnya.

Di Tempat terpisah ,"Lurah Jatiwarna. Much Subur Saleh mengharapkan dengan hari yang penuh berkah ini Alhamdulillah segala sesuatu yang di keluarkan dari rekan-rekan kita, menjadi ladang ibadah dan sekecil apapun pembagian takjil bisa menjadi ajang silaturrahmi antar pemuda dan remaja yang berada di kecamatan pondok melati khususnya kelurahan Jatiwarna bisa saling kenal serta utamakan hal yang positif."saya sebagai lurah Jatiwarna berterimakasih atas dukungannya kepada steak holder yang ada di kampung pondok melati. tegasnya.

Di tambahkan lagi,"Wakil paguyuban pemuda kecamatan pondok melati Yanto, mudah-mudahan kedepan kita tambah Solid serta kami bisa berbuat banyak kepada warga masyarakat yang berada di kecamatan pondok melati dan dengan adanya wadah ini kita bisa bersinergi dengan adanya paguyuban di kecamatan pondok melati,"Tutupnya. (YOYO)

Saturday, 7 March 2026

BERKAH RAMADHAN PWI BEKASI RAYA, ADAKAN BUKBER DAN SANTUNAN ANAK YATIM.

Harian umum warta daerah online

Kota Bekasi — Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Nilai itu yang ingin ditegaskan oleh insan pers melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia Bekasi Raya bekerja sama dengan DKM Al Qolam, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting di Kota Bekasi, di antaranya Sardi Efendi, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Nadih Arifin, bersama para wartawan dari berbagai media di wilayah Bekasi Raya.

Puluhan anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut tampak larut dalam suasana penuh kebersamaan. Doa bersama dipanjatkan, dilanjutkan dengan penyerahan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial dari para insan pers kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, wartawan tidak boleh hanya hadir ketika ada peristiwa untuk diberitakan, tetapi juga harus hadir sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan dan berbagi dengan sesama.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Kami di PWI Bekasi Raya ingin menjadikan momentum ini sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi dengan anak-anak yatim,” ujar Ade Muksin.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi cara bagi insan pers untuk menegaskan bahwa profesi wartawan tidak hanya bekerja di balik kamera dan tulisan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral terhadap lingkungan sosial.

Ade Muksin berharap kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama tersebut dapat menjadi tradisi positif yang terus dilakukan setiap tahun oleh PWI Bekasi Raya.

“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan memperkuat nilai kepedulian di antara insan pers,” katanya.

Sementara itu, Sardi Efendi dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang digagas oleh PWI Bekasi Raya. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari kekuatan sosial di tengah masyarakat.

Ia juga berpesan agar para wartawan terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik dengan menyajikan berita yang objektif, akurat, dan berimbang.

Menjelang waktu berbuka, suasana di lokasi kegiatan semakin terasa hangat. Para wartawan, tamu undangan, serta anak-anak yatim duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa.

Melalui kegiatan tersebut, PWI Bekasi Raya ingin mengirimkan pesan sederhana namun kuat: bahwa profesi wartawan tidak hanya tentang menulis berita, tetapi juga tentang menyebarkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan inspirasi bagi masyarakat. (Yoyo)

Friday, 6 March 2026

WARTA DAERAH PEDULI, ADAKAN GIAT SANTUNAN ANAK YATIM

Harian umum Warta daerah, On line 

Warta daerah peduli dalam rangka HUT ke 21 memberikan santunan bagi anak yatim piatu dengan sistem kegiatan di datangin ke rumah yang memang anak yatim berkelanjut tahun 2025 lalu. 

"Warta daerah peduli ini juga sudah mengadakan giat Jum'at berkah yang di bagikan kepada pengendara gojek on-line.

Berada di sekitaran kota bekasi. Jumat (6/3/2026). Pimpinan warta daerah peduli Yoyo suharyono mengatakan, pemberian santunan ini sudah berjalan setiap ulang tahun warta daerah dan yang sekarang ke 21 tahun,"katanya.

Ia menambahkan Alhamdulillah kegiatan santunan ini terlaksana, tergantung niat kita, apapun kalau ada niat Allah akan kobulkan hingga terlaksana Aamiin,"tuturnya.

Insyaallah, bila ada Rejekinya warta daerah Peduli akan memberikan Santunan. (Yoyo)

KELURAHAN JATIBENING BERIKAN SANTUNAN KEPADA 50 ANAK YATIM, BERJALAN DENGAN SUKSES. 

Harian umum, warta daerah on line

Lurah Jatibening Jamaludin SAg mengatakan Pemberian Santunan Anak Yatim ini berkat kebersamaan dari kecamatan Pondokgede dengan staf yang berada di kelurahan Jatibening.


"Alhamdulillah di bulan yang penuh berkah ini serta nuansa Ramadhan mudahan -mudahan untuk tahun yang akan datang bisa berkelanjutan,"tuturnya.

Lanjut dikatakan Jamaludin, bahwa kelurahan Jatibening memberikan Santunan dan sumbako Alhamdulillah terlaksana dengan sukses aamiin.

Acara Santunan yatim di kelurahan Jatibening di hadiri oleh camat Pondokgede, Kasi kesos, kasie pemerintahan dan kecamatan pondok gede, Lurah Jatibening, sekel Jatibening serta kasie- kasie di kelurahan Jatibening dan para staf di kelurahan Jatibening. (Yoyo)