Thursday, 8 October 2026

PENDAFTARAN ANUGERAH JURNALISTIK KPU 2026 RESMI DIBUKA, ANGKAT TEMA "73 TAHUN KPU RI KAWAL DEMOKRASI INDONESIA"

Harian umum warta daerah online

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik KPU 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan 73 tahun KPU dengan mengangkat tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”.

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 resmi dibuka mulai 8 hingga 22 Oktober 2026. Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi insan pers dan masyarakat untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, serta perspektif mengenai penyelenggaraan pemilu dan perkembangan demokrasi Indonesia melalui karya jurnalistik dan karya kreatif.

Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat lima subtema yang dapat menjadi fokus karya peserta, yaitu:

1. Dari TPS ke Era Digital: Transformasi Penyelenggaraan Pemilu.

2. Masyarakat dalam Pesta Demokrasi.

3. KPU Melayani

4. Reformasi dan Perubahan Besar Sistem Pemilu

5. Kelompok Rentan dalam Pemilu

Kelima subtema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang luas bagi peserta untuk mengangkat berbagai perspektif mengenai penyelenggaraan pemilu, partisipasi masyarakat, pelayanan publik, transformasi digital, reformasi sistem pemilu, hingga keterlibatan kelompok rentan dalam demokrasi.

Tiga Kategori Kompetisi :

Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 terdiri atas tiga kategori, yakni karya tulis jurnalistik, foto, dan video.

Pada tahun ini terdapat pengembangan khusus pada kategori video. Jika sebelumnya kompetisi lebih berfokus pada karya jurnalistik yang dibuat oleh jurnalis, kategori video tahun ini juga dapat diikuti oleh masyarakat umum, termasuk mahasiswa maupun warga.

Pengembangan kategori video tersebut diharapkan dapat memperluas partisipasi publik sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan cerita dan perspektif mereka mengenai pemilu dan demokrasi melalui konten video.

Sementara itu, untuk kategori karya tulis jurnalistik, terdapat perubahan ketentuan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Peserta dapat mendaftarkan karya berupa opini atau esai, sehingga tidak lagi terbatas pada karya hard news seperti pada penyelenggaraan sebelumnya.

Adapun kategori foto pada dasarnya masih mengikuti ketentuan yang relatif sama dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

*Ketentuan Peserta dan Karya*

Untuk kategori karya tulis jurnalistik dan foto, peserta merupakan jurnalis. Sementara itu, kategori video dapat diikuti oleh jurnalis maupun masyarakat umum, seperti mahasiswa dan warga.

Setiap karya yang didaftarkan wajib sesuai dengan tema utama maupun salah satu subtema yang telah ditentukan.

Karya yang diikutsertakan juga harus merupakan karya asli peserta, bukan hasil plagiasi atau penjiplakan. Karya tersebut belum pernah dan/atau tidak pernah diikut sertakan dalam perlombaan Anugerah Jurnalistik KPU RI pada tahun sebelumnya.

Peserta maupun karya yang didaftarkan juga tidak boleh merupakan karya atau peserta yang sebelumnya telah menjadi pemenang dalam kompetisi Anugerah Jurnalistik KPU RI.

Setiap calon peserta wajib menyertakan identitas diri. Untuk peserta dari kalangan jurnalis, identitas yang disertakan berupa foto ID Pers, sedangkan peserta dari masyarakat umum wajib menyertakan foto KTP.

Karya yang didaftarkan tidak diperkenankan mengandung unsur SARA, pornografi, ujaran kebencian, fitnah, hoaks, provokasi, maupun materi lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Panitia berhak melakukan verifikasi terhadap keaslian dan orisinalitas karya yang didaftarkan. Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, panitia berhak melakukan diskualifikasi terhadap peserta.

Keputusan Dewan Juri bersifat independen, objektif, dan final, sehingga tidak dapat diganggu gugat. Adapun komposisi dewan juri di masing-masing kategori sebanyak 3 orang yang terdiri dari pimpinan KPU RI, juga profesional jurnalistik dan konten kreator.

*Karya untuk Publikasi dan Edukasi*

Dengan mengikuti kompetisi ini, peserta menyatakan bersedia memberikan izin kepada panitia maupun KPU RI untuk menggunakan karya yang telah didaftarkan sebagai bagian dari publikasi, dokumentasi, edukasi, dan promosi kegiatan, dengan tetap mencantumkan nama pembuat karya.

Selain itu, peserta diwajibkan mengunggah karya yang diikutsertakan melalui akun Instagram pribadi dengan mencantumkan tagar: #HUT73KPURI, #KPPDEM, #AnugerahJurnalistikKPURI2026.

Peserta juga diwajibkan mengikuti (follow) akun Instagram KPU RI (@kpu_ri) dan akun KPP DEM (@kppdemri)

Ketentuan khusus dan teknis masing-masing kategori dapat diketahui melalui akun Instagram tersebut. KPP DEM  yang dalam dua tahun terakhir dipercaya oleh KPU RI untuk melaksanakan Anugerah Jurnalistik KPU RI.

Ketua Panitia Pelaksana Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 yang juga Sekretaris Jenderal KPP DEM, Nopri Agustian, mengatakan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik KPU RI diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi bagi insan pers, tetapi juga menjadi ruang partisipasi publik dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pemilu dan demokrasi.

“Kami berharap Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 dapat menjadi ruang yang semakin luas bagi jurnalis maupun masyarakat untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, dan perspektifnya mengenai pemilu dan demokrasi Indonesia. Melalui karya jurnalistik dan konten kreatif yang dihasilkan, kami ingin mendorong semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam proses sosialisasi dan edukasi kepemiluan,”ujarnya.

Menurut Nopri, pengembangan kategori video yang kini dapat diikuti masyarakat umum merupakan salah satu upaya untuk memperluas ruang partisipasi tersebut.

“Khusus kategori video, tahun ini kami memberikan ruang yang lebih luas karena dapat diikuti masyarakat umum, termasuk mahasiswa dan warga. Harapannya, semakin banyak perspektif masyarakat yang muncul dan dapat menjadi bagian dari cerita tentang perjalanan demokrasi serta penyelenggaraan pemilu di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, karya yang dihasilkan peserta diharapkan tidak hanya memenuhi aspek kompetisi, tetapi juga memiliki nilai informasi, edukasi, dan dapat memberikan gambaran mengenai berbagai sisi penyelenggaraan pemilu.

“Pada akhirnya, kami berharap kompetisi tahunan KPU RI ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat sosialisasi dan edukasi tentang pemilu dan demokrasi Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang memahami proses pemilu, semakin terbuka pula ruang untuk membangun partisipasi publik yang bermakna,” ujar Nopri.

Pendaftaran Dibuka 8–22 Oktober 2026. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui Google Form Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 pada tautan berikut: https://forms.gle/DY6uYjoiVqKbMjNd9.

Informasi mengenai ketentuan teknis masing-masing kategori, termasuk persyaratan karya dan mekanisme pengumpulan, dapat diperoleh melalui akun Instagram KPP DEM dan KPU RI.

Melalui tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”, Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan perjalanan demokrasi Indonesia sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi jurnalis dan masyarakat untuk turut menyuarakan pengalaman, gagasan, dan perspektif mengenai pemilu. (Yoyo)

Monday, 5 October 2026

LURAH JATIMAKMUR DAN BKM JATIMAKMUR TINJAU PROGRAM RUTILAHU DI WILAYAHNYA.

Harian umum warta daerah,On line 

Program Perbaikan Rumah tidak layak huni (Rutilahu). Pada tahun 2026,di fokuskan oleh berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan Rendah.

Lurah Jatimakmur Zaenal Arifin mengatakan kepada Harian umum Warta Daerah on line."Program Rutilahu ini merupakan APBD Kota Bekasi mudah -mudahan dengan pembangunan Rutilahu ini bisa membantu warga masyarakat rumahnya yang tidak layak huni khususnya di Kelurahan Jatimakmur.

" Insyaallah dengan adanya pembangunan ini masyarakat yang asalnya yang tidak layak huni menjadi layak huni standar kesehatan ada pencahayaanya bagus dan juga sirkulasi udara nya bagus dan juga tempat cuci MCK sesuai dengan standar kesehatan serta menambah semangat bagi pemilik rumah yang di renovasi, lurah juga mengatakan ini bukan renovasi ini mulai dari nol kekurangannya bukan oleh pemerintah dan mudah-mudahan bang maman rejikannya bertambah ujarnya.

Lanjut dikatakannya maman warga Rt 05/Rw 019 sebagai penerima Rutilahu mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Walikota Bekasi Bapak H.TRI ADHIANTO TJAHYONO yang mana sudah membantu program kepada warga masyarakat khususnya kelurahan Jatimakmur Rumah kami sudah di bangun sebelum dan sesudahnya saya haturkan banyak terima kasih.

Ketua BKM Kelurahan Jatimakmur Kecamatan Pondok Gede Ismail (cang Maing), mengatakan yang mendapatkan bantuan untuk Rutilahu harus kita bantu di wilayah kelurahan jatimakmur yang mendapat bantuan diantaranya ibu Maisaroh diwakili bapak maman (Suaminya)dan ibu rohani kedua ibu ini memang tugas negara sulit di jumpai," ujarnya.

Mudah-mudahan apa yang sudah di laksanakan program Rutilahu bisa membuat motivasi buat keluarga,bantu dari pemerintah adalah bantuan pancingan karena bantuan stimulan bagaimana warga masyarakat yang menerima bantuan itu dapat bermusyawarah dengan keluarga bagaimana untuk menambahkan dan kami selaku BKM berterima kasih kepada lurah Jatimakmur selaku KPA dan sekaligus PPK yang telah memfasilitasi administrasi tahapan proses anggaran berjalan lancar dan juga berterimakasih kepada pemerintah kota bekasi terutama bapak walikota Bekasi bapak TRI ADHIANTO TJAHYONO terus berupaya.menggarkan untuk Rutilahu dan walikota bekasi berpesan vokus BKM itu untuk kegiatan Rutilahu dan Taman kalau Rutilahu adanya di perkampungan dan Kalau Taman di Perumahan dan mudah -mudahan RW -RW yang ada di Jatimakmur untuk melihat itu untuk tamanya Alhamdulillah sudah selesai dan juga untuk penerima bantuan di mohon kerjasamanya,"tutupnya Ismail ketua BKM Jatimakmur (cang Maing). (Yoyo)

Friday, 2 October 2026

GEBRAK PASAR DI PASAR BARU BEKASI, ASN IKUT RAMAIKAN PASAR RAKYAT.

Harian umum warta daerah online


Program GEBRAK PASAR (Gerakan Belanja Rame-Rame ke Pasar Rakyat)* kembali digelar di Pasar Baru Bekasi, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini diikuti ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi sebagai bentuk dukungan untuk para pedagang dan pelaku usaha yang beraktivitas di pasar rakyat.

Sebelum berbelanja, para ASN terlebih dahulu mengikuti senam pagi bersama. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari di Pasar Baru Bekasi.

Salah satu ASN yang ikut dalam kegiatan tersebut, *Cahya Gunaria*, menyampaikan dukungannya terhadap program GEBRAK PASAR. Dalam kegiatan tersebut, ia turut membeli tiga ekor ayam dan dua kilogram ikan mujair untuk kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali dan Pak Wakil. Kami aparatur Pemerintah Kota Bekasi mendukung sepenuhnya program ini. Hari ini kami sudah membeli tiga ekor ayam dan dua kilogram ikan mujair. Tentunya program ini sangat baik untuk para pedagang,” ujarnya.

Dukungan terhadap program ini juga dirasakan langsung oleh para pedagang di Pasar Baru Bekasi. Salah seorang pedagang mengatakan, kehadiran ASN yang kembali berbelanja di pasar mengingatkannya pada suasana pasar yang dulu lebih ramai.

“Dulu saya dagang enak. Orang Pemda, habis pulang dari kantor, banyak yang ke pasar sini. Sekarang sudah tidak seramai dulu. Dengan adanya program ini, alhamdulillah, kalau bisa berjalan lancar saya sangat berterima kasih. Semoga bisa ada yang masuk ke pasar lagi,” ungkapnya.

Menurut pedagang tersebut, semakin banyak ASN dan masyarakat yang kembali berbelanja di pasar dapat membantu membuat aktivitas jual beli kembali ramai.

Melalui GEBRAK PASAR, ASN diajak untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga ikut meramaikan pasar rakyat dan mendukung para pedagang lokal. Kehadiran ASN diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan untuk kembali berbelanja langsung di pasar.

Program GEBRAK PASAR pun diharapkan terus berjalan dan semakin ramai diikuti, sehingga pasar rakyat kembali menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. (Yoyo)

USAI PENATAAN PASAR BARU, WALI KOTA. DORONG ASN BELANJA DI PASAR GERAKAN EKONOMI RAKYAT.

Harian umum warta daerah online

Wali Kota Bekasi Gerakkan ASN Belanja di Pasar Baru, Hidupkan Pasar Yang Telah Tertata.

Pasar Baru Bekasi mulai didorong kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Setelah dilakukan penataan kawasan, Pemerintah Kota Bekasi kini menggelar Gerakan Belanja Ramai-Ramai ke Pasar Rakyat (Gebrak Pasar), dengan mengajak jajaran pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) berbelanja langsung ke pasar.

Gerakan tersebut dimulai Jumat pagi, diawali dengan senam bersama di area parkiran Pasar Baru. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama istri, Wiwiek Hargono, turut turun langsung menyapa pedagang dan berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga.

Mulai dari sayuran, lauk-pauk hingga beras, kebutuhan sehari-hari dibeli langsung dari pedagang pasar. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi cara Pemkot Bekasi memperkenalkan kembali Pasar Baru sebagai ruang belanja yang dekat dengan masyarakat.

Tri Adhianto mengatakan, pasar rakyat memiliki keunggulan yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan modern, salah satunya fleksibilitas harga melalui proses tawar-menawar.

“Pasar ini menjadi satu tempat yang demokratis, tempat masyarakat bersilaturahmi sekaligus melatih kemampuan bernegosiasi melalui aktivitas tawar-menawar,” ujar Tri.

Ia mencontohkan, perbedaan harga dapat cukup signifikan antara pasar rakyat dan pusat perbelanjaan. Produk yang di tempat lain bisa mencapai sekitar Rp300 ribu, menurutnya, dapat ditemukan di pasar dengan harga sekitar Rp135 ribu.

Karena itu, kata Tri, pemerintah ingin mendorong pasar rakyat kembali ramai dengan menciptakan kebiasaan belanja langsung di pasar. Salah satunya melalui Gebrak Pasar yang akan digelar rutin setiap bulan.

“Friday Morning untuk sementara kita arahkan ke pasar-pasar rakyat. Jadi aktivitasnya tidak berhenti pada olahraga, tetapi kita sambungkan dengan aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurut Tri, keramaian pasar akan berdampak langsung pada pedagang dan pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan dari transaksi harian.

Pelaksanaan perdana Gebrak Pasar sekaligus menjadi momentum untuk melihat langsung hasil penataan Pasar Baru Bekasi. Sejumlah area telah ditata, termasuk rooftop yang kini dimanfaatkan pedagang dengan pengaturan dan ketentuan berdagang yang telah ditetapkan.

Pemkot Bekasi akan menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin bulanan dengan lokasi pasar rakyat yang dapat bergantian.

Gebrak Pasar diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi cara untuk mengembalikan aktivitas belanja ke pasar rakyat sekaligus memperbesar perputaran uang di tingkat pedagang dan pelaku usaha kecil (Yoyo)

 

GEBRAK PASAR PASAR BARU BEKASI CATAT TRANSAKSI RP 129,9 JUTA, DORONG PERPUTARAN EKONOMI PEDAGANG LOKAL.

Harian umum warta daerah online 

Suasana Pasar Baru Bekasi hari ini semakin ramai melalui kegiatan Gebrak Pasar (Gerakan Belanja ke Pasar) yang melibatkan jajaran OPD dan ASN Pemerintah Kota Bekasi. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pedagang pasar rakyat sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, kegiatan Gebrak Pasar berhasil mencatatkan total transaksi sebesar Rp129.906.350. Capaian tersebut berasal dari partisipasi 869 ASN dari 44 OPD/Kecamatan yang ikut berbelanja dan mendukung aktivitas perdagangan di Pasar Baru Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa Gebrak Pasar bukan hanya kegiatan belanja bersama, tetapi menjadi gerakan untuk menghidupkan kembali pasar rakyat dan memperkuat ekonomi para pedagang lokal. 

“Kita ingin membangun kebiasaan baru, agar belanja kebutuhan sehari-hari juga dilakukan di pasar rakyat. Ketika masyarakat dan ASN hadir berbelanja di pasar, maka uang yang berputar akan langsung dirasakan oleh para pedagang dan pelaku UMKM,” ujar Tri Adhianto. 

Menurut Tri, kegiatan Gebrak Pasar akan terus dikembangkan dan direncanakan berlangsung secara berkelanjutan. Setelah pelaksanaan di Pasar Baru Bekasi, kegiatan serupa akan dilanjutkan ke pasar lainnya, termasuk Pasar Bantargebang pada bulan depan, sebagai upaya memperluas dampak ekonomi bagi pedagang di berbagai wilayah Kota Bekasi. 

“Ini bukan hanya soal transaksi hari ini, tetapi bagaimana kita menciptakan pergerakan ekonomi yang terus berjalan. Pasar harus kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Antusiasme kegiatan ini terlihat dari keterlibatan berbagai perangkat daerah, mulai dari Sekretariat Daerah, dinas teknis, badan daerah, hingga kecamatan dan kelurahan se-Kota Bekasi.

Beberapa perangkat daerah dengan nilai transaksi tertinggi di antaranya:

- Kecamatan Bantargebang dan Kelurahan

71 ASN | Rp8.291.150

- Sekretariat Daerah Kota Bekasi

33 ASN | Rp7.160.500

- Kecamatan Bekasi Timur dan Kelurahan

26 ASN | Rp4.500.000

- Kecamatan Bekasi Barat dan Kelurahan

32 ASN | Rp4.500.000

- Kecamatan Jatiasih dan Kelurahan

34 ASN | Rp4.294.000

Melalui Gebrak Pasar, Pemerintah Kota Bekasi mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk terus mendukung keberlangsungan pasar rakyat. Dengan semakin banyak aktivitas belanja di pasar tradisional, semakin besar pula dampak yang dirasakan oleh para pedagang dan pelaku UMKM.

Hari ini Pasar Baru Bekasi tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi menjadi ruang kolaborasi bersama untuk menggerakkan roda ekonomi Kota Bekasi. (Yoyo)

Sunday, 27 September 2026

RAPAT PERDANA TEMEN BANG YOYO (TBY), BERJALAN DENGAN HIKMAD.

Harian Umum Warta Daerah On Line

Rapat perdana Temen Bang Yoyo (TBY) yang  di selenggarakan acara tersebut berlangsung dengan hikmad.

"Tujuan dari rapat ini untuk menjalin silahturahmi dan mengutamakan kebersamaan di Grub Temen Bang Yoyo (TBY).

Sebagaimana yang harus di dukung bila ada temuan- temuan sebagai contoh bila mana ada anak balita yang terkena stanting atau busung lapar wajib kita bantu melaporkannya kita wajib merangkul dinas terkait ujarnya," Ketum TBY Yoyo Suharyono.

Di tambahkan lagi,"ketum TBY Yoyo Suharyono rapat hari ini (Minggu 27 September 2026 ). merupakan rapat perdana Tim TBY yang di adakan alamat di SAUCIKO Jalan Cikunir Raya Rt.002/Rw 02 Jaka mulya Kecamatan Bekasi Selatan berjalan sukses.

Acara di lanjutkan dengan makan bersama dan  Ramah tamah dan masukan-masukan oleh Rekan- Rekan Tim TBY apa pun yang di lasanakan. Rapat ini yang datang berapa orang, rapat perdana harus lah terselanggara pungkasnya. (YOYO)

Thursday, 24 September 2026

PENILAIAN ANUGERAH GAPURA SRI BADUGA, RW 14 PEKAYON TUNJUKAN INOVASI PEMANFAATAN LAHAN DAN KEKOMPAKAN WARGA.

Harian umum warta daerah online

Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi dan tim penilai dari TP PKK Kota Bekasi serta Dinas Tata Pemerintahan melakukan kunjungan lapangan dalam rangka verifikasi Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga, Rabu (23/9/2025), di Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan untuk melihat secara langsung berbagai program dan inovasi yang sebelumnya telah dipresentasikan oleh wilayah peserta. Dalam kunjungan ini, tim penilai melihat berbagai potensi masyarakat, mulai dari pengembangan UMKM, ketahanan pangan, pemanfaatan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga kekompakan warga dalam membangun lingkungan.

Di Kelurahan Pekayon, tim penilai mengunjungi sejumlah UMKM hasil kreativitas masyarakat yang telah menghasilkan berbagai produk, di antaranya batik, kaos dengan motif hasil jahitan, aksesoris, hingga produk tas berbahan rotan.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwiek Hargono juga mendorong agar potensi pelaku UMKM di tingkat kelurahan dapat terus dikembangkan. Bersama lurah dan camat setempat, masyarakat diajak untuk mengidentifikasi dan mengajak para pelaku usaha yang memiliki potensi agar dapat mendaftarkan produknya sebagai binaan Dekranasda Kota Bekasi.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan pendampingan sekaligus memperluas pengembangan produk kerajinan dan usaha kreatif masyarakat.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke salah satu posko RW yang turut dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT). Di lokasi tersebut terdapat sebanyak 57 tanaman, yang terdiri dari tanaman konsumsi dan tanaman obat.

Semangat ketahanan pangan juga diterapkan melalui gerakan di lingkungan RW 14 yang mendorong setiap rumah warga untuk menanam sedikitnya lima tanaman. Selain untuk memperindah lingkungan, gerakan tersebut bertujuan agar masyarakat memiliki sumber pangan dan tanaman obat yang dapat dimanfaatkan dari lingkungan rumah masing-masing.

KWT di wilayah tersebut juga telah menjalin kerja sama dengan Pandan Wangi dalam menyuplai hasil tanaman, baik tanaman konsumsi maupun tanaman obat yang dihasilkan oleh masyarakat.

Selanjutnya, tim penilai mengunjungi salah satu rumah percontohan rumah sehat yang menerapkan pemanfaatan lingkungan secara produktif. Sampah organik diolah menjadi eco-enzyme, sementara lahan di sekitar rumah dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman.

Beragam tanaman telah berhasil dibudidayakan dan beberapa di antaranya telah berulang kali dipanen, seperti mangga, pisang, jeruk bali, duku, kacang panjang, terong, pare, serta berbagai jenis rempah-rempah. Pemilik rumah juga memanfaatkan area yang tersedia untuk memelihara ikan lele yang sebagian hasilnya dikonsumsi sendiri.

Kunjungan juga melihat kekompakan warga RW 14 dalam menciptakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan bersama. Salah satunya dengan memanfaatkan area gang sebagai perpustakaan warga yang dibuka setiap hari dan menjadi tempat berkumpul masyarakat.

Lingkungan tersebut juga dipercantik dengan mural yang dibuat oleh warga pada dinding-dinding sekitar. Kreativitas warga, termasuk para bapak-bapak dan hansip, turut terlihat dalam membuat serta mempercantik fasilitas lingkungan melalui pemanfaatan barang-barang bekas.

Keterampilan tersebut kemudian turut dibagikan kepada para ibu sebagai salah satu upaya mengembangkan kreativitas sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi dari barang-barang yang sebelumnya tidak terpakai.

Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto mengapresiasi kekompakan masyarakat Kelurahan Pekayon, khususnya warga RW 14 yang mampu mengembangkan berbagai kegiatan secara bersama-sama.

"Yang menarik dari Pekayon adalah bagaimana warga bisa bergerak bersama. Tidak hanya menanam tanaman konsumsi dan tanaman obat, tetapi juga memanfaatkan lahan yang ada, mengelola lingkungan, membuat ruang untuk berkumpul, sampai mengembangkan kreativitas dari barang-barang yang sudah tidak terpakai,” ujar Wiwiek.

Menurut Wiwiek, kekompakan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif dan memiliki nilai ekonomi.

"Ketika warga kompak, hal-hal sederhana bisa menjadi sesuatu yang memberikan manfaat besar. Lima tanaman dari setiap rumah kalau dilakukan bersama-sama tentu bisa menjadi kekuatan untuk ketahanan pangan lingkungan. Begitu juga dengan UMKM dan kreativitas warga, tinggal bagaimana kita terus dampingi dan membuka akses agar potensinya bisa berkembang,” tambahnya.

Wiwiek juga mendorong agar berbagai potensi UMKM yang ditemukan dalam kunjungan tersebut dapat terus didata dan dikembangkan sehingga memiliki kesempatan menjadi bagian dari binaan Dekranasda Kota Bekasi. (Yoyo)