Tuesday, 11 August 2026

PWI BEKASI RAYA GELAR DIALOG INTERAKTIF, BEDAH SINERGI PENGAWASAN ORANG ASING DI BEKASI. 

Harian umum warta daerah online


Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya kembali membuka ruang dialog publik dengan mengangkat isu strategis terkait pelayanan dan pengawasan orang asing di wilayah Bekasi.



Melalui Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya yang digelar Selasa, 11 Agustus 2026, di Ruang Aula PWI Bekasi Raya, forum tersebut mengusung tema “Harmonisasi Pelayanan dan Pengawasan Orang Asing: Peran Imigrasi, Pengawas Tenaga Kerja, dan Disdukcapil.”

Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., dalam pembukaan acara menegaskan bahwa isu keberadaan orang asing perlu dibahas secara objektif, komprehensif, dan tidak hanya dilihat dari satu sisi.

Menurutnya, perkembangan investasi, dunia usaha, industri, serta mobilitas masyarakat membuat keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah Bekasi menjadi bagian dari dinamika pembangunan yang harus dikelola secara baik.

“Kita tidak ingin melihat persoalan orang asing hanya dari satu perspektif. Ada aspek pelayanan, ada aspek pengawasan, ada ketenagakerjaan, keimigrasian, dan administrasi kependudukan. Karena itu, diperlukan sinergi antarlembaga agar semuanya berjalan dalam koridor aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ade dalam pembukaan dialog.

Ade mengatakan, PWI sebagai bagian dari elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang diskusi yang dapat mempertemukan pemerintah, aparat, dunia usaha, masyarakat, dan insan pers.

“Pers bukan hanya memberitakan apa yang terjadi, tetapi juga dapat menjadi jembatan dialog. Kami ingin forum ini menghasilkan pemahaman yang lebih utuh sekaligus mendorong kolaborasi antarinstansi dalam memberikan pelayanan dan melakukan pengawasan,” katanya.

Tiga Perspektif dalam Satu Forum
Dialog tersebut menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kewenangan dan perspektif berbeda namun saling berkaitan.

Helmy H Halim, SE, SH, Pejabat Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan Madya, membahas persoalan legalitas penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban alih teknologi, serta perlindungan tenaga kerja lokal.

Sementara Anggi Wicaksono, A.Md.Im., S.H., M.A.P., Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, mengupas prosedur izin tinggal KITAS/KITAP, pemantauan keberadaan WNA, hingga pengawasan dan penindakan keimigrasian melalui TIMPORA.

Dari perspektif pemerintah daerah, Dr. Taufiq Rachmat Hidayat, AP., M.Si., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Fredi, memberikan penjelasan mengenai administrasi kependudukan WNA serta pentingnya integrasi data kependudukan daerah.

Kehadiran tiga perspektif tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana keberadaan orang asing dikelola, mulai dari legalitas bekerja, izin tinggal, pendataan, hingga pengawasan di lapangan.

*Pelayanan Harus Berjalan, Pengawasan Tetap Diperkuat*

PWI Bekasi Raya menilai harmonisasi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam membangun sistem pelayanan dan pengawasan orang asing yang efektif.

Keberadaan WNA maupun TKA di Bekasi tidak dapat dilepaskan dari perkembangan investasi, industri, perdagangan, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi lainnya. Namun, pada saat yang sama, pemerintah tetap memiliki kewajiban memastikan seluruh aktivitas tersebut berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, pelayanan dan pengawasan harus berjalan beriringan.
Pelayanan kepada dunia usaha dan WNA harus dilakukan secara transparan dan profesional. Sementara pengawasan harus memastikan aspek legalitas, kepatuhan, perlindungan tenaga kerja lokal, administrasi kependudukan, serta izin tinggal benar-benar terpenuhi.

Dalam konteks tersebut, integrasi data dan koordinasi lintas instansi menjadi hal penting agar tidak terjadi kesenjangan informasi antara satu lembaga dengan lembaga lainnya.

Terlebih Bekasi merupakan salah satu kawasan strategis dengan aktivitas industri, investasi, perdagangan, dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

PWI Dorong Diskusi Berujung Kolaborasi
Melalui dialog interaktif ini, PWI Bekasi Raya tidak ingin isu orang asing hanya menjadi konsumsi pemberitaan ketika muncul persoalan.
Sebaliknya, forum ini diharapkan menjadi ruang untuk membangun pemahaman, edukasi, transparansi, sekaligus kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, masyarakat, dan media.

Ade Muksin menambahkan, PWI Bekasi Raya akan terus mendorong kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai edukasi dan kepentingan publik.

“Harapan kami, dialog ini tidak berhenti sebagai forum diskusi. Ada pemahaman yang bisa dibawa pulang, ada koordinasi yang semakin kuat, dan kalau memungkinkan ada rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi peningkatan pelayanan serta pengawasan di wilayah Bekasi,” tegasnya.

Dengan demikian, Dialog Interaktif PWI Bekasi Raya diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun Bekasi yang terbuka terhadap investasi dan mobilitas global, namun tetap kuat dalam penegakan aturan, perlindungan tenaga kerja, tertib administrasi, dan pengawasan orang asing.

PWI Bekasi Raya terus mengambil peran sebagai ruang bertemunya informasi, gagasan, dan kepentingan publik karena pers bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga ikut membuka jalan bagi terciptanya solusi. (Yoyo)

Saturday, 8 August 2026

DPN JWI GELAR RAPAT KONSOLIDASI.
"IR. MAXMILIAN APITULEY,MT SECARA AKLAMASI TERPILIH MENJADI KETUA UMUM JAJARAN WARTAWAN INDONESIA (JWI)" 
Harian umum Warta Daerah, On Line


Dewan Pimpinan Nasional Jajaran Wartawan Indonesia (DPN-JWI) menggelar rapat konsolidasi dan restrukturisasi organisasi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Mie Aceh Sumadra, Manggarai, Jakarta.

Rapat tersebut dihadiri unsur Dewan Pengarah yaitu Dewan Pembina, Dewan Penasehat, pengurus harian Jajaran Wartawan Indonesia DPN-JWI, Ketua Harian, Sekretaris Jenderal, Bendahara, Kepala Sekretariat serta 15 Kepala Departemen Teknis. Pertemuan digelar sebagai bagian dari upaya memantapkan Konsolidasi dan Restrukturisasi internal sekaligus memastikan roda organisasi tetap berjalan secara efektif dan tidak mengalami kekosongan kepemimpinan pada Jabatan Ketua Umum JWI.


Rapat ini juga menjadi momentum penting bagi DPN-JWI, karena dengan wafatnya Ketua Umum JWI, maka seluruh jajaran pengurus DPN JWI menyampaikan penghormatan dan doa untuk almarhum serta berkomitmen melanjutkan perjuangan dan cita-cita organisasi yang telah dibangun selama ini.

Dalam forum rapat tersebut, dibahas secara mendalam mengenai keberlanjutan kepemimpinan organisasi, konsolidasi dan restrukturisasi kepengurusan, pembagian tugas dan kewenangan, program kerja jangka pendek, Penyempurnaan pendataan dan administrasi, serta mekanisme evaluasi dan tindak lanjut pengembagan organisasi.

Lanjut di katakan, "Sekretaris Jenderal DPN-JWI (Lindayani Ritonga, SE.,MM) dalam rapat tersebut menegaskan bahwa wafatnya seorang pemimpin tidak boleh menyebabkan organisasi berhenti berjalan.  “Organisasi tidak boleh vakum. Roda organisasi harus tetap berjalan, program harus tetap dilaksanakan, dan seluruh jajaran harus tetap bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya,” tegas Sekretaris Jenderal DPN-JWI.," Katanya.

Sementara Ketua Harian JWI, memaparkan Konsoldasi dan restrukturisasi internal JWI, Program Jangka Pendek yang harus segera ditindaklanjuti demi keberlanjutan organisasi JWI, kepemimpinan merupakan kebutuhan organisasi agar seluruh aktivitas, administrasi, program kerja dan hubungan kelembagaan DPN-JWI dapat terus berjalan dengan baik Tegasnya.

Dalam sambutannya Ketua Dewan Penasehat (Bapak Abdurrahman)dalam arahannya, sangat menghargai seluruh jajaran pengurus DPN-JWI yang tetap solid, dengan harapan agar tetap Bersatu dalam mengemban Visi besar JWI kedepan, Organisasi JWI ini adalah organisasin profesi yang independent dan perlu mengambil peran dalam pembangunan bangsa.  Diarahkan pula bahwa kelanjutan kepemimpinan JWI perlu ditetapkan sesuai dengan SK Kemenkum dan Akte pendirian JWI, hingga masa berakhir periode kepengurusan yang telah ditetapkan,"imbuhnya.

Dalam rapat tersebut, seluruh pengurus DPN JWI menyatakan kesepakatan bahwa  kepemimpinan JWI, diserahkan kepada Ketua Harian DPN-JWI (Ir. Maxmillian Apituley, MT) sebagai Ketua Umum JWI, hal ini didasari karena pengalaman dalam menjalankan roda organisasi JWI sejak berdirinya hingga saat ini, dan nama Ketua Harian  juga tercantum sebagai salah satu Ketua dalam dokumen kepengurusan yang terdapat dalam SK AHU Kemenkum RI (Nomor AHU-0008102.AH.01.07.TAHUN 2024

“Yang paling penting bukan persoalan jabatan semata, tetapi bagaimana amanah organisasi tetap berjalan. Kita membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga kesinambungan, mengayomi seluruh jajaran dan memastikan DPN-JWI tetap solid,” ujar Sekretaris Jenderal.
Salam JWI.( YOYO/SIMON )

Monday, 3 August 2026

GEREBEK K3 SEREMPAK DI ADAKAN DI KECAMATAN BEKASI SELATAN.

Harian umum, Warta Daerah On Line


Kecamatan Bekasi selatan berserta jajaran kelurahan melaksanakan kegiatan K3 (keamanan, ketertiban dan kebersihan ) di Jalan Raya Cikunir.

Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya,mengatakan kegiatan k3 ini merupakan agenda pemerintah kota bekasi dalam arti pak walikota bekasi mengintruksikan kepada kami di wilayah untuk melakukan K3 serempak kebersihan sebagian dari pada iman ujarnya. 

"Alhamdulillah Sabtu 1 Agustus 2026.seluruh warga masyarakat tingkat RW dan RT kelurahan serempak melakukan kegiatan yang sama k3 di wilayah masing-masing.

"Lanjut dikatakannya Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya mengatakan untuk titik fokus di wilayah Kelurahan Jakamulya dan Kelurahan Jakasetia di jalan Citra.

Di wilayah ini adalah sasaran banyak nya sampah yang di buang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab membuang sampah sembarang. Pungkasnya Karya Sukmajaya.

Saya mengharapkan mudah-mudahan dengan adanya K3 ini wilayah Bekasi Selatan bersih dan nyaman dan Indah berjalan nya bersama sama dan serempak.

Ia mengatakan Ini sekedar motivasi kepada peserta bahwasanya kita akan melakukan penyisiran sampah, sampah sampah yang ada silahkan di pungut dan di sisir kemudian di timbang kita siapkan dari dinas Lingkungan hidup UPTD LH untuk menyiapkan armadanya di timbang.

Yang terbanyak akan di berikan reward siapa yang juara pertama kedua dan ketiga.

UPTD LH  yang akan menimbang dan mengangkat sampah tersebut."pungkasnya Karya Sukmajaya kepada Harian Umum Warta daerah di lokasi acara giat gerebek K3.

Acara giat gerebek K3 dihadiri oleh Camat Bekasi Selatan , Lurah Jaka mulya, Lurah Jakasetia, Lurah pekayon Jaya, Lurah Kayuringin jaya, Lurah Marga jaya ,UPTD LH Kecamatan Bekasi Selatan dan babinkamtibnas,Koramil di wakili olah Waka Danramil, Polsek Bekasi Selatan dan linmas di 5 Kelurahan di kecamatan bekasi selatan hal ini merupakan  saling terkait dan penting untuk diterapkan dalam sebuah lingkungan ataupun organisasi steak holder yang ada akan dilibatkan semuanya,"imbuhnya.

Keamanan merujuk pada upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan, kebakaran, atau tindakan kejahatan di lingkungan. Ketertiban merujuk pada tata tertib dan disiplin yang harus diterapkan di lingkungan. Hal ini meliputi aturan dan prosedur kerja yang jelas serta pemantauan aktivitas di wilayah masyarakat.Kebersihan merujuk pada keadaan lingkungan yang bersih dan sehat.


"Hal ini meliputi pengelolaan limbah, kebersihan dan sanitasi lingkungan, serta pencegahan penyebaran penyakit salah satunya melalui kegiatan pemantauan jentik nyamuk.

Diharapkan dengan penerapan Gerebek K3 di lingkungan Kecamatan Bekasi Selatan dapat memastikan bahwa keamanan, ketertiban, dan kebersihan di wilayah selalu terjaga dan diprioritaskan oleh seluruh warga masyarakat,"katanya.

Insyaallah kita menghadirkan steak holder dan serempak di adakan di wilayah 5 kelurahan  masing-masing 174 orang yang hadir dalam sisir sampah.

Juara I Mada Danton Kelurahan Jakamulya berat sampah  149,3 Kg  dengan uang pembinaan 500 ribu.

Juara 2.May linmas Jaka setia berat sampah 106,8kg dengan uang pembinaan 300 ribu.

Juara 3.Romi linmas kayu ringin  berat sampah 80,5kg dengan uang pembinaan 200 ribu. (YOYO)

Friday, 17 July 2026

PENUTUPAN MPLS DI SDN JATIWARNA IV, PONDOK MELATI TAHUN 2026 BERJALAN LANCAR DAN SUKSES. 

Harian umum, warta daerah On-line 


Kepala Sekolah SDN Jatiwarna IV JOJO SPd,MM mengatakan kepada warta daerah di Ruang kerjanya, bahwa alhamdulillah kegiatan MPLS yang diadakan di sekolah sdn Jatiwarna 4 ini berlangsung dengan lancar sukses.

(MPLS) adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), MPLS adalah kegiatan awal tahun ajaran baru yang bertujuan untuk membantu siswa baru biasanya kelas 1 untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, teman, dan guru serta pengenalan budaya contoh budaya Jawa Barat yaitu (lengser),"ujarnya Jojo selaku Kepala sekolah SDN Jatiwarna IV.


Lanjut di katakan," Jojo Sekolah SDN Jatiwarna IV tahun 2026 menerima dua ruang kelas. Satu kelas nya berjumlah 36 siswa.

"Alhamdulillah siswa-siswi yang di terima di sekolah SDN Jatiwarna IV ini sangat senang dan ceria.

MPLS di tutup berjalan dengan lancar dan juga saya sebagai kepala sekolah mengucapakan banyak-banyak terima kasih kepada panitia yang ikut mensukseskan acara ini tutupnya. Jojo S.Pd MM. (YOYO)

Sunday, 12 July 2026

300 PESERTA KONGRES KE II, SERIKAT BURUH NASIONAL INDONESIA (SBNI) BERJALAN SUKSES.

Harian umum, wartadaerah On line 

Kongres II Serikat Buruh Nasionalis Indonesia (SBNI) resmi diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026, di Kantor Pusat SBNI, Pondok Indah, Jakarta Selatan. 

Mengusung tema "Bersatu, Berkarya, Mengawal Pembangunan, Menyejahterakan Buruh Indonesia", 

Acara Rakernas II SBNI ini dihadiri oleh 300 peserta dari kepengurusan pusat dan daerah berjalan Sukses.

Berikut adalah poin-poin utama dan arah strategis yang dihasilkan dari Kongres II SBNI:

Peringatan dan Evaluasi: Kongres ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan lima tahun organisasi sejak berdiri pada 9 Juli 2021, serta merumuskan target dan arah organisasi untuk lima tahun ke depan.

Menteri Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, membuka acara tersebut dan mengajak gerakan buruh menjadi garda depan dalam gerakan "Pertobatan Ekologis" yang rencananya akan dicanangkan pemerintah pada Agustus 2026," Katanya.

Lanjut dikatakan, Jumhur hidayat,"Transisi Industri Hijau SBNI menyatakan dukungan penuh terhadap agenda pembangunan berkelanjutan pemerintah dengan mendorong perlindungan lingkungan di sektor industri. Ujarnya"

Ketua umum SBNI Wagimun,SH., CPM mengatakan menekankan pentingnya hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Organisasi berkomitmen memperjuangkan kepastian kerja, upah berkeadilan, lingkungan kerja yang aman, serta peningkatan kompetensi bagi para pekerja." Tutupnya. (YOYO)

Sunday, 5 July 2026

WALI KOTA BEKASI APRESIASI HUT KE-51 PSM KOTA BEKASI AJAK LANSIA TETAP SEHAT DAN PRODUKTIF.

Harian umum warta daerah online


Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Bekasi ke-51 yang diperingati pada 1 Juli 2026, Pemerintah Kota Bekasi bersama Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kota Bekasi menggelar kegiatan jalan sehat dan senam bersama lansia di Plaza Patriot Candrabhaga, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan yang didukung oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Sosial ini berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta yang terdiri dari para lansia, PSM, relawan sosial, serta masyarakat umum. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi kepada para pekerja sosial yang selama ini telah berkontribusi dalam pelayanan sosial di Kota Bekasi.

Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian berbagai hadiah doorprize kepada peserta. Panitia menyediakan hadiah utama berupa empat unit sepeda serta berbagai hadiah menarik lainnya yang disambut antusias oleh para peserta.



Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pekerja Sosial Masyarakat yang selama puluhan tahun menjadi mitra pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang membutuhkan pendampingan sosial.

Menurutnya, keberadaan PSM memiliki peran penting dalam memperkuat pelayanan sosial hingga tingkat lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah dan para relawan sosial menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, saya mengucapkan selamat HUT ke-51 kepada seluruh Pekerja Sosial Masyarakat. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat. Semoga semangat melayani dan kepedulian sosial terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujar Tri Adhianto.


Tri juga mengajak para lansia untuk terus menjaga kesehatan dengan membiasakan pola hidup aktif melalui olahraga ringan dan kegiatan sosial. Menurutnya, usia lanjut bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif, berbahagia, dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Kami ingin para lansia di Kota Bekasi tetap sehat, aktif, dan bahagia. Melalui kegiatan seperti jalan sehat dan senam bersama ini, kita membangun semangat hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antargenerasi,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi terus berkomitmen mendukung berbagai program pemberdayaan lansia dan penguatan pelayanan sosial melalui sinergi bersama Dinas Sosial, PSM, LLI, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Diharapkan, momentum peringatan HUT PSM ke-51 ini semakin memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam mewujudkan Kota Bekasi yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lanjut usia. (YOYO)

Thursday, 2 July 2026

250 ANGGOTA IPSM TINGKAT KOTA BEKASI IKUT HADIR HUT YANG KE- 51, BERJALAN SUKSES.

Harian umum, warta daerah On-line 

Dalam Rangka hari ulang tahun (HUT) ke-51, IPSM Diharapkan Lebih Berperan Untuk Kesejahteraan Sosial

Rabu (1/7/2026).

HUT Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) ke-51 tahun, Dinsos mengadakan Apel Pagi yang dipimpin oleh KABID Dinas Sosial  Dedi Suparjan dan juga  dihadiri 250 anggota IPSM di 56 Kelurahan diadakan di Taman Kota Bekasi.


“Pada kesempatan kali ini saya mengucapkan selamat Hari Jadi Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) yang ke-51 dengan harapan sinergi antara PSM dan seluruh komponen sosial semakin kuat, yang  sehingga kita dapat bersama-sama menciptakan perubahan positif dan membantu masyarakat yang membutuhkan. dikatakannya"Dedi Suparjan ke pada warta daerah.

Ketua IPSM Kota Bekasi MAT RAIS DANI, ketika diwawancarai Harian Umum Warta Daerah di ruang kerjanya mengatakan bahwa hadirnya PSM merupakan salah satu bukti adanya peran serta masyarakat dalam upaya mendukung keberhasilan penyelenggaraan kesejahteraan sosial serta menjadi mitra pemerintah dalam menangani permasalahan sosial,"Ujarnya.

Lanjut dikatakan, Ketua IPSM kota Bekasi  Rais mengatakan untuk IPSM memberikan kesempatan dan menumbuhkan kepedulian warga masyarakat agar berperan serta dalam melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di wilayah Kota Bekasi," Imbuhnya.

Untuk meningkatkan kepedulian warga masyarakat dalam menangani masalah sosial serta menjadi mitra pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial "paparnya. Mat Rais

Ketua pelaksana Arumi, juga memberikan apresiasi kepada seluruh IPSM di  Kota Bekasi yang telah mendedikasikan seluruh tenaga, pikiran, dan waktunya untuk menangani permasalahan sosial di masyarakat," Ujarnya.

“Peran serta IPSM adalah pekerja Sosial Masyarakat membantu yang kena ODGJ dan Sosial lainnya. dedikasi kalian sangat berarti bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi ” terangnya.

Selain itu juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kabid. Dinas Sosial Dedi Suparjan juga mengucapkan banyak kepada terimakasih ke pada para pekerja Sosial masyarakat (IPSM), yang sudah membantu warga masyarakat dalam ke keadaan susah. ",Ujarnya.

Perayaan Hari Jadi IPSM Pekerja Sosial jatuh pada tanggal 1 Juli 2026 dan 5 Juli 2026 diadakannya gerak jalan Lansia di Gor Bekasi. (YOYO)