Tuesday, 27 October 2026

MUSCAB KE 7, WALIKOTA BEKASI DORONG PRAMUKA BERKARAKTER DISIPLIN DAN RAPIH PENGHARGAAN PRAMUKA GARUDA NASIONAL.

Harian umum warta daerah online

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi.

Gerakan Pramuka Kota Bekasi diharapkan terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, berjiwa kepemimpinan, serta mampu mengemban tanggung jawab dengan penuh semangat.

Selain memperkuat pembinaan karakter, anggota Pramuka juga didorong untuk berprestasi hingga meraih penghargaan Pramuka Garuda tingkat nasional sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pencapaian mereka.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bekasi sekaligus Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam arahannya pada pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Bekasi ke-7.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwarcab Kota Bekasi Kak Ade Puspitasari, perwakilan Kwarda Jawa Barat Kak Baim, serta jajaran pengurus dan pimpinan kwartir cabang.

Dalam arahannya, Tri Adhianto katakan bahwa Gerakan Pramuka harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di tingkat global. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperluas wawasan internasional, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat internasional.

Menurutnya, pembinaan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi proses pendidikan yang mampu membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab sejak dini. Pembinaan tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Tri Adhianto arahkan bahwa disiplin merupakan fondasi penting dalam membangun pribadi yang bertanggung jawab. Melalui kegiatan kepramukaan, anak-anak perlu dibiasakan menjalankan kewajiban, menaati aturan, serta menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh, termasuk ketika menghadapi hal-hal yang tidak selalu menyenangkan.

“Karena disiplin adalah mengerjakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Walaupun pada saat sesungguhnya itu dimulai harus dengan dipaksa, harus terpaksa, karena mereka harusnya hari ini tidak punya pilihan lain. Kita lah yang mengajarkan mereka untuk membuat pilihan-pilihan itu,” tegas Tri Adhianto.

Lebih lanjut, ia berharap setiap anggota Pramuka memiliki semangat untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab secara penuh, baik dalam kegiatan latihan, organisasi, maupun kehidupan sehari-hari. Para pembina dan pengurus juga diharapkan mampu memberikan pendampingan yang konsisten agar potensi setiap anggota dapat berkembang secara optimal.

Salah satu target pembinaan yang menjadi perhatian adalah mendorong semakin banyak anggota Pramuka Kota Bekasi meraih penghargaan Pramuka Garuda tingkat nasional. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi bentuk pengakuan atas proses panjang yang telah dilalui anggota, mulai dari kedisiplinan, keterampilan, pengabdian, hingga keberhasilan memenuhi persyaratan kecakapan kepramukaan.

Menurutnya, pencapaian Pramuka Garuda tidak semata-mata tentang memperoleh penghargaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa seorang anggota telah menunjukkan komitmen, ketekunan, dan tanggung jawab dalam mengembangkan dirinya. Karena itu, anak-anak perlu diberikan motivasi dan kesempatan yang luas untuk berprestasi sesuai dengan potensi masing-masing.

Pembinaan kepramukaan di Kota Bekasi pun diarahkan berjalan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, nasional, hingga kesempatan mengikuti kegiatan jambore internasional. Dengan pola pembinaan tersebut, anggota Pramuka diharapkan memiliki pengalaman yang semakin luas serta kesiapan untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Tri Adhianto juga mengapresiasi pencapaian Kwarcab Kota Bekasi yang dinilai sebagai salah satu kwartir cabang terbaik di wilayah Purwasuka (Purwakarta, Subang, Karawang, dan Bekasi). Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program kerja, memperkuat pembinaan anggota, serta menghadirkan prestasi yang lebih baik.

Menutup arahannya, Tri Adhianto berpesan agar para pembina dan pengurus memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, berani berbicara, dan mengembangkan kreativitas. Dengan dukungan lingkungan yang positif, anak-anak Kota Bekasi diharapkan tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, bertanggung jawab, dan berprestasi.

Melalui Muscab ke-7 ini, Gerakan Pramuka Kota Bekasi diharapkan semakin solid dalam menjalankan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, sehingga mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat pengabdian, serta kebanggaan dalam mengemban tanggung jawab sebagai anggota Pramuka. (Yoyo)

PARIPURNA BAHAS PERUBAHAN PROGRAM DAN PERSETUJUAN RAPERDA MENJADI PERDA.

Harian umum warta daerah online

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi resmi menandatangani rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun 2027, serta persetujuan rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah.

Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang paripurna, Gedung DPRD Kota Bekasi.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir mendampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Wawali Harris Bobihoe berkesempatan menyampaikan sambutan pada rapat paripurna tersebut. 

Ia menyampaikan, penandatanganan bukan sekedar bentuk formalitas, tetapi merupakan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan arah pembangunan Kota Bekasi dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan keuangan daerah..

Wawali Harris Bobihoe juga mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD atas semangat kebersamaan, komitmen dan kerja kerasnya dalam melaksanakan seluruh rangkaian pembahasan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan belanja daerah serta persetujuaan raperda menjadi perda. sebagai amanat perundang-undangan.

“Bentuk komitmen dan semangat kemitraan serta sinergitas antara eksekutif dan legislatif dapat terjaga dengan baik. Kondisi ini modal utama untuk membangun Kota Bekasi pada masa yang akan datang, sehingga semua harapan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Wawali Harris Bobihoe

Ia juga menyapaikan, penyusunan anggaran daerah 2027 dilakukan ditengah dinamika ekonomi yang terus bergerak dan telah melalui proses panjang, namun telah terselesaikan dengan baik dan bijak. 

Sehingga pada nantinya ini menjadi arah dan pedoman pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan serta pelayanan masyarakat Kota Bekasi. (Yoyo)

Saturday, 24 October 2026

MUSDA KE VI DPD FORKABI KOTA BEKASI BERJALAN SUKSES.

Harian umum, warta daerah On Line

DPD FORKABI Kota Bekasi Menyelenggarakan acara Musda Ke VI, yang  di laksanakan di Aula  Manasik Center Kampus II  Universitas Islam as Syafi'i yah jalan RayaJatiwaringin berjalan dengan Sukses dan bersinergi dengan Muspika yang ada di wilayahnya. Sabtu,(24/10/2026)

Ketua DPD FORKABI Kota Bekasi Ujang Setiawan mengatakan,"Harapannya saya untuk musda ke VI membawa perubahan FORKABI karena sesuai dengan rencana kerja saya adalah untuk setiap wilayah di 12 Kecamatan selalu kita mengikuti program Kota Bekasi Bekasi Keren dan UMKM kita ,"ujarnya.

"Lanjut dikatakan,"Ujang untuk Anggota FORKABI di kota bekasi agar dengan aparatur sipil negara kita bisa bersinergi dengan pemerintah kota bekasi anggota kami dapat berkerja sama dengan  cara menempuh  supaya ekonomi UMKM maupun satgas minimal nya untuk Scurity kita sudah siapkan.

Selanjutnya FORKABI kota Bekasi akan membangun latihan kerja untuk anggota yang pada mau latihan,kita akan latih anggota untuk mengelas kedepannya akan ada balai Latihan kerja di karenakan kita mempunyai workshop berkerja sama di pelatihan nya ada orang-orang kita serta bengkel juga ada ," pungkasnya.


Di tambahkan lagi, untuk masyarakat jangan melihat sudut pandang negatif ke pada ormas insyaallah kami ormas FORKABI akan merubah menset menciptakan lahan pekerjaan buat anggota FORKABI yang belum mempunyai pekerjaan akan di jadi kan pekerja di perusahaan -perusahaan yang berada di wilayah kota Bekasi,"katanya ketua Ujang Setiawan di ruang rapat musda ke VI.

"Kami DPD FORKABI Kota Bekasi akan berkolaborasi bersama dengan RT dan RW yang ada di 12 Kecamatan dengan bersinergi serta melakukan kebersamaan dan fungsinya organisasi ini jelas kita ini merubah menset kita rubah dan masyarakat biar tentram dan aman," paparnya.

FORKABI di kota bekasi untuk sekarang baru mencapai 7 kecamatan insyaallah untuk mendapatkan 5 kecamatan lagi kita harus susun pengurus barulah pelantikan lalu ada rapat kerja.

Untuk program pembentukan DPC saya akan melaksanakan mencari DPC untuk wilayah nya walaupun belum rapat kerja kita sambil berjalan mencari dengan Tim yang ada di 5 wilayah. 

Ujang," menambahkan bahwa Untuk UMKM adalah mendongkrak perekonomian masyarakat ,kita bina dulu dan di latih intinya kita memberikan motivasi kepada warga masyarakat khususnyadi Kota Bekasi jadi nya kita perdayakan kepada masyarakat biar produktif tutup nya. (YOYO)

Thursday, 22 October 2026

IKUT PAWAI HARI SANTRI, TRI ADHIANTO : 'SANTRI HARUS TUMBUH DALAM LINGKUNGAN YANG AMAN DAN NYAMAN'

TRI ARDHIANTO DORONG PESANTREN JADI RUANG PENDIDIKAN YANG AMAN DAN BERKARAKTER.

Harian umum warta daerah online

Pawai Hari Santri 2026 di Kota Bekasi menjadi momentum bagi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk menyampaikan pentingnya memperkuat pendidikan santri, tidak hanya dari sisi keilmuan dan keagamaan, tetapi juga karakter, keteladanan, integritas, serta lingkungan belajar yang aman.

Tri Adhianto turut mengikuti rangkaian Pawai Hari Santri yang digelar di Kota Bekasi, Kamis (22/10/2026). 

Kehadiran tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Bekasi terhadap kontribusi santri, pesantren, ulama, dan para pengasuh dalam membangun karakter generasi muda.

Menurut Tri, pesantren memiliki posisi penting dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan agama sekaligus mampu hidup berdampingan di tengah masyarakat yang beragam.

“Santri adalah bagian penting dari masa depan Kota Bekasi. Karena itu, kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki integritas,” ujar Tri.

Ia menilai lingkungan pendidikan memiliki peran besar dalam membentuk karakter peserta didik. Karena itu, seluruh unsur yang berada di dalam ekosistem pendidikan, termasuk pesantren, perlu bersama-sama memastikan proses pembelajaran berlangsung dalam suasana yang aman, sehat, penuh keteladanan, dan menghormati martabat setiap santri.

“Pendidikan yang baik harus memberikan rasa aman. Anak-anak kita harus mendapatkan ruang untuk belajar, bertumbuh, menyampaikan pendapat, dan membangun masa depan dengan pendampingan yang baik,” katanya.

Tri mengatakan, nilai-nilai yang selama ini menjadi kekuatan pendidikan pesantren seperti akhlak, kedisiplinan, kemandirian, penghormatan kepada guru, serta kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga dan diperkuat.

Menurutnya, keteladanan para pendidik dan pengasuh menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pendidikan karakter akan lebih kuat ketika nilai-nilai yang diajarkan juga tercermin dalam perilaku sehari-hari di lingkungan pendidikan.

“Santri belajar bukan hanya dari apa yang disampaikan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat. Karena itu, keteladanan menjadi sangat penting. Kita ingin pendidikan agama melahirkan generasi yang kuat secara ilmu, matang secara karakter, dan baik dalam perilaku,” jelas Tri.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk membangun komunikasi dan pengawasan yang baik dalam lingkungan pendidikan. Menurutnya, persoalan yang menyangkut anak dan peserta didik harus mendapat perhatian serius serta ditangani secara tepat melalui mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada persoalan di lingkungan pendidikan, jangan dibiarkan. Harus ada komunikasi, pendampingan, dan penyelesaian yang tepat. Yang paling penting, kepentingan dan masa depan anak harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga menyampaikan apresiasi kepada para santri dan masyarakat yang ikut memeriahkan Pawai Hari Santri. Ia berharap momentum tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bersama tentang pentingnya peran santri dalam kehidupan sosial dan pembangunan Kota Bekasi.

“Semangat Hari Santri adalah semangat untuk terus belajar, mengabdi, dan memberikan manfaat. Saya berharap santri Kota Bekasi terus menjadi generasi yang membawa kebaikan bagi keluarga, lingkungan, dan kota,” pungkasnya. (YOYO)

Wednesday, 21 October 2026

TIM DP3A KOTA BEKASI MONITORING, DAN EVALUASI KOTA LAYAK ANAK DI KELURAHAN JATIRANGGON BERJALAN SUKSES. 

Harian umum,Warta Daerah On line.


Kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) Lomba Kota Layak Anak (KLA) atau tingkat kelurahan/kecamatan (seperti KELANA) sedang gencar dilakukan oleh pemerintah daerah sepanjang Oktober 2026, termasuk di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya untuk menilai kesiapan sarana, prasarana, serta administrasi pemenuhan hak anak.


Lurah Jatiranggon H. Dedy Suryadi Hidayat memberikan keterangan disaat di wawancarai Media harian umum warta daerah di  usai acara mengatakan,dengan adanya penilaian dari tim kota layak anak kota bekasi ini dapat meningkatkan dalam krevitas anak dan kota bekasi menuju generasi emas 2045 yang akan datang" ujarnya. Rabu (21/09/2026)

"Kriteria penilaian adalah Taman bermain anak, Ruang Terbuka untuk anak bermain dan depan kelurahan Jatiranggon ada sepak bola Alhamdulillah ini di apit oleh sekolah dasar negeri kelurahannya sekolah negeri Jatiranggon 1 dan sekolah negeri Jatiranggon 2.Tim survei dari Pemerintah Kota Bekasi DP3A. Tutup nya (YOYO)

Wednesday, 14 October 2026

PEMBANGUNAN RUTILAHU DI KELURAHAN JATIWARINGIN TAHUN 2026 SUDAH MENCAPAI 100%

Harian umum, warta daerah On line


Rutilahu di kelurahan Jatiwaringin Alhamdulillah sdh mencapai 100%.
Rutilahu di Kelurahan Jatiwaringin sdh masuk ke tahap 1 dan tahap ke 2 baru sarpras Alhamdulillah tidak ada kendala.

" Harapan saya kepada yang mendapatkan Rutilahu bantuan pemerintah ini adalah dapat bermanfaat kepada warga masyarakat di kelurahan Jatiwaringin bisa di rawat karena memang di Jatiwaringin ini yang mengusulkan 9 orang ini lah yang beruntung di tahun 2026.
dan yang belum mendapatkan mudah-mudahan tahun 2027 bisa mendapatkan.


Lanjut di katakan, Ketua BKM Kelurahan Jatiwaringin Ir. Riswandi Sarmin menambahkan mudah-mudahan usulan dari 9 titik di tambahkan menjadi 20 titik dari pemerintah kota bekasi 1 unit nya anggaranya berkisar 20 juta.

Harapan saya kepada warga di kelurahan Jatiwaringin ini setelah mendapatkan bantuan Rutilahu itu benar-benar di rawat dan tidak boleh di kontrak kan atau di jual karena selaku BKM ini bertanggung jawab penuh selama 5 tahun ini ada pengawasan rumah tersebut haruslah di tempatin tuturnya ketua BKM Jatiwaringin,"Sarmin.


Sarmin ,"menambahkan untuk warga masyarakat yang mengajukan Rutilahu agar menyediakan dana untuk swadaya karena sekarang bahan-bahan bangunan cukup lumayan mahal tukang  juga mahal intinya bantuan 20 juta ini tidak cukup jadi warga kelurahan Jatiwaringin ini agar siap si saat mengusulkan Rutilahu karena dana Stimulan pancingan saja untuk bagus dan tidaknya itu tergantung yang punya rumah sendiri kami cuman bisa melaksanakan dengan anggaran yang ada tanpa di bantu swadaya maka rumah tersebut tidak akan jadi," paparnya. Ir. Riswandi Sarmin.

Di tambahkan lagi," lurah Jatiwaringin Hariri Alhamdulillah untuk Rutilahu sampai saat ini  Rumah tidak layak huni sudah terlaksana 100% di kelurahan Jatiwaringin.

Di kelurahan Jatiwaringin ada 9 titik tentunya harapan saya sebagai lurah Jatiwaringin tentunya sukses dan saya kira bukan hanya di Jatiwaringin saja 56 kelurahan di kota bekasi akan menyambut baik.

Di kota bekasi ini rumah tidak layak huni akan menjadi layak huni, keinginan pemerintah kota bekasi agar rumahnya layak di tinggalin.

Yang mendapatkan Rutilahu mempunyai kriteria mendapatkan bantuan Rutilahu itu yang betul-betul yang tidak layak lagi luasnya di batasi 50 Meter dan kepemilikan lahan pun jelas bahwa itu adalah hak milik salah satu syaratnya adalah sertifikat, Ajbnya jadi bukan ngontrak.

Rutilahu ini swakelola pemerintah ini memberikan modal untuk merapihkan rumah bagaimana lingkungan setempat steak holder yang ada Rt/ Rw masyarakat kiri dan kanan agar membantu warganya yang membutuhkan jadi kebersamaan. Tutup nya lurah Jatiwaringin. (YOYO)

Thursday, 8 October 2026

PENDAFTARAN ANUGERAH JURNALISTIK KPU 2026 RESMI DIBUKA, ANGKAT TEMA "73 TAHUN KPU RI KAWAL DEMOKRASI INDONESIA"

Harian umum warta daerah online

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik KPU 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan 73 tahun KPU dengan mengangkat tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”.

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 resmi dibuka mulai 8 hingga 22 Oktober 2026. Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi insan pers dan masyarakat untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, serta perspektif mengenai penyelenggaraan pemilu dan perkembangan demokrasi Indonesia melalui karya jurnalistik dan karya kreatif.

Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat lima subtema yang dapat menjadi fokus karya peserta, yaitu:

1. Dari TPS ke Era Digital: Transformasi Penyelenggaraan Pemilu.

2. Masyarakat dalam Pesta Demokrasi.

3. KPU Melayani

4. Reformasi dan Perubahan Besar Sistem Pemilu

5. Kelompok Rentan dalam Pemilu

Kelima subtema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang luas bagi peserta untuk mengangkat berbagai perspektif mengenai penyelenggaraan pemilu, partisipasi masyarakat, pelayanan publik, transformasi digital, reformasi sistem pemilu, hingga keterlibatan kelompok rentan dalam demokrasi.

Tiga Kategori Kompetisi :

Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 terdiri atas tiga kategori, yakni karya tulis jurnalistik, foto, dan video.

Pada tahun ini terdapat pengembangan khusus pada kategori video. Jika sebelumnya kompetisi lebih berfokus pada karya jurnalistik yang dibuat oleh jurnalis, kategori video tahun ini juga dapat diikuti oleh masyarakat umum, termasuk mahasiswa maupun warga.

Pengembangan kategori video tersebut diharapkan dapat memperluas partisipasi publik sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan cerita dan perspektif mereka mengenai pemilu dan demokrasi melalui konten video.

Sementara itu, untuk kategori karya tulis jurnalistik, terdapat perubahan ketentuan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Peserta dapat mendaftarkan karya berupa opini atau esai, sehingga tidak lagi terbatas pada karya hard news seperti pada penyelenggaraan sebelumnya.

Adapun kategori foto pada dasarnya masih mengikuti ketentuan yang relatif sama dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

*Ketentuan Peserta dan Karya*

Untuk kategori karya tulis jurnalistik dan foto, peserta merupakan jurnalis. Sementara itu, kategori video dapat diikuti oleh jurnalis maupun masyarakat umum, seperti mahasiswa dan warga.

Setiap karya yang didaftarkan wajib sesuai dengan tema utama maupun salah satu subtema yang telah ditentukan.

Karya yang diikutsertakan juga harus merupakan karya asli peserta, bukan hasil plagiasi atau penjiplakan. Karya tersebut belum pernah dan/atau tidak pernah diikut sertakan dalam perlombaan Anugerah Jurnalistik KPU RI pada tahun sebelumnya.

Peserta maupun karya yang didaftarkan juga tidak boleh merupakan karya atau peserta yang sebelumnya telah menjadi pemenang dalam kompetisi Anugerah Jurnalistik KPU RI.

Setiap calon peserta wajib menyertakan identitas diri. Untuk peserta dari kalangan jurnalis, identitas yang disertakan berupa foto ID Pers, sedangkan peserta dari masyarakat umum wajib menyertakan foto KTP.

Karya yang didaftarkan tidak diperkenankan mengandung unsur SARA, pornografi, ujaran kebencian, fitnah, hoaks, provokasi, maupun materi lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Panitia berhak melakukan verifikasi terhadap keaslian dan orisinalitas karya yang didaftarkan. Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, panitia berhak melakukan diskualifikasi terhadap peserta.

Keputusan Dewan Juri bersifat independen, objektif, dan final, sehingga tidak dapat diganggu gugat. Adapun komposisi dewan juri di masing-masing kategori sebanyak 3 orang yang terdiri dari pimpinan KPU RI, juga profesional jurnalistik dan konten kreator.

*Karya untuk Publikasi dan Edukasi*

Dengan mengikuti kompetisi ini, peserta menyatakan bersedia memberikan izin kepada panitia maupun KPU RI untuk menggunakan karya yang telah didaftarkan sebagai bagian dari publikasi, dokumentasi, edukasi, dan promosi kegiatan, dengan tetap mencantumkan nama pembuat karya.

Selain itu, peserta diwajibkan mengunggah karya yang diikutsertakan melalui akun Instagram pribadi dengan mencantumkan tagar: #HUT73KPURI, #KPPDEM, #AnugerahJurnalistikKPURI2026.

Peserta juga diwajibkan mengikuti (follow) akun Instagram KPU RI (@kpu_ri) dan akun KPP DEM (@kppdemri)

Ketentuan khusus dan teknis masing-masing kategori dapat diketahui melalui akun Instagram tersebut. KPP DEM  yang dalam dua tahun terakhir dipercaya oleh KPU RI untuk melaksanakan Anugerah Jurnalistik KPU RI.

Ketua Panitia Pelaksana Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 yang juga Sekretaris Jenderal KPP DEM, Nopri Agustian, mengatakan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik KPU RI diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi bagi insan pers, tetapi juga menjadi ruang partisipasi publik dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pemilu dan demokrasi.

“Kami berharap Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 dapat menjadi ruang yang semakin luas bagi jurnalis maupun masyarakat untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, dan perspektifnya mengenai pemilu dan demokrasi Indonesia. Melalui karya jurnalistik dan konten kreatif yang dihasilkan, kami ingin mendorong semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam proses sosialisasi dan edukasi kepemiluan,”ujarnya.

Menurut Nopri, pengembangan kategori video yang kini dapat diikuti masyarakat umum merupakan salah satu upaya untuk memperluas ruang partisipasi tersebut.

“Khusus kategori video, tahun ini kami memberikan ruang yang lebih luas karena dapat diikuti masyarakat umum, termasuk mahasiswa dan warga. Harapannya, semakin banyak perspektif masyarakat yang muncul dan dapat menjadi bagian dari cerita tentang perjalanan demokrasi serta penyelenggaraan pemilu di Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, karya yang dihasilkan peserta diharapkan tidak hanya memenuhi aspek kompetisi, tetapi juga memiliki nilai informasi, edukasi, dan dapat memberikan gambaran mengenai berbagai sisi penyelenggaraan pemilu.

“Pada akhirnya, kami berharap kompetisi tahunan KPU RI ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat sosialisasi dan edukasi tentang pemilu dan demokrasi Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang memahami proses pemilu, semakin terbuka pula ruang untuk membangun partisipasi publik yang bermakna,” ujar Nopri.

Pendaftaran Dibuka 8–22 Oktober 2026. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui Google Form Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 pada tautan berikut: https://forms.gle/DY6uYjoiVqKbMjNd9.

Informasi mengenai ketentuan teknis masing-masing kategori, termasuk persyaratan karya dan mekanisme pengumpulan, dapat diperoleh melalui akun Instagram KPP DEM dan KPU RI.

Melalui tema “73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia”, Anugerah Jurnalistik KPU RI 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan perjalanan demokrasi Indonesia sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi jurnalis dan masyarakat untuk turut menyuarakan pengalaman, gagasan, dan perspektif mengenai pemilu. (Yoyo)